0823-1281-6853
info@pahamindonesia.org
Sen - Jum: 9:00 - 16:00
PAHAM Indonesia

Fitur Digital

PAHAM mengembangkan fitur digital yang berguna untuk masyarakat seperti simulasi hak hukum masyarakat.

Tujuan Fitur

Fitur digital dibuat untuk memberi gambaran awal, bukan menggantikan analisis advokat.

Hasil simulasi membantu pengunjung melihat struktur masalahnya lebih dulu. Setelah itu, pengguna bisa memutuskan apakah cukup berhenti di pembacaan awal atau perlu melanjutkan ke konsultasi.

Fitur digital utama saat ini mencakup kalkulator hak pesangon dan kalkulator waris Islam.

Selain itu fitur pendamping seperti chatbot rule-based, juga masih dalam pengembangan lebih lanjut. kami juga menerima masukan untuk mengembangkan fitur apa yang diperlukan masyarakat melalui channel media sosial atau melalui form konsultasi

Semua fitur dirancang agar tetap mudah dipahami pengguna umum atau masyarakat awan.

Cara Memakai

Fitur digital paling bermanfaat ketika dipakai sebagai alat bantu baca, bukan jawaban final.

Yang didapat pengguna bukan sekadar angka, melainkan arah awal: data apa yang relevan, hasil dasar apa yang terlihat, dan kapan sebuah masalah sebaiknya dibawa ke pembacaan yang lebih serius.

01

Isi data inti terlebih dulu

Mulai dari status kerja, komponen upah, atau komposisi ahli waris sesuai konteks fitur yang dipakai.

02

Baca hasil dasarnya

Perhatikan hasil simulasi, catatan penting, dan bagian yang menunjukkan hak, komponen, atau pembagian yang paling utama.

03

Cocokkan dengan dokumen

Bandingkan hasil awal dengan kontrak, surat, data keluarga, atau dokumen lain agar pembacaan tidak lepas dari kondisi nyata.

04

Gunakan sebagai bekal konsultasi

Hasil fitur digital akan lebih berguna jika dibawa ke konsultasi sebagai dasar percakapan yang lebih fokus dan efisien.

05

Kenali batas fitur

Jika perkara sudah masuk sengketa, dokumen tidak lengkap, atau ada kondisi khusus, hasil simulasi tetap perlu dibaca secara lebih hati-hati.

06

Lanjutkan bila perlu

Bila hasilnya memunculkan kebingungan yang lebih besar, anda bisa coba untuk melanjutkan ke konsultasi hukum yang lebih mendalam dengan kami.

Bila Hasil Masih Membingungkan

Hasil simulasi paling kuat bila dibaca bersama konteks kasusmu.

Jika data belum lengkap, kasus sudah bersengketa, atau hasilnya memunculkan pertanyaan baru, lanjutkan ke konsultasi agar pembacaan perkaranya bisa lebih terarah.

Lanjut ke Konsultasi